Pernah penasaran tentang cara situs  judi online mencari pasar? Mungkin banyak orang berpikir bahwa pemilik situs melakukan promo besar besaran. Nyatanya, ada langkah yang lebih mudah untuk dilakukan. Sayangnya, langkah ini terkesan illegal dan mengeksploitasi para pemain yang terdaftar. Apa saja contoh tindakan yang diambil para pemilik situs?

Penjualan Data

Ada jutaan bahkan milyaran pengguna internet di dunia. Jika memang pemilik situs taruhan hanya bergantung pada promosi, tak mungkin mereka bisa mendapatkan respon sebaik itu. Butuh waktu lama untuk bisa membuat database jutaan pemain di satu wilayah tertentu.

Nyatanya, data pemain semacam ini diperjualbelikan dengan bebas oleh beberapa pengembang perangkat lunak tertentu. Pemilik situs hanya perlu menghubungi mereka untuk mendapatkan daftar kontak yang diperlukan. Semudah itu untuk menawarkan produk taruhan kepada pemain potensial. Pertanyaannya; bagaimana si pencari data tahu bahwa seseorang berminat bermain?

Caranya cukup mudah. Individual pengguna internet akan dipancing dengan tawaran bermain gratis atau jackpot langsung. Sebelum bisa mengakses permainan ini, pemain akan diminta untuk mengisi formulir tertentu. Dalam formulir ini, pemain diminta untuk mengisi nama, umur, alamat email dan juga alamat rumah.

Lalu, apakah ada pemain yang memenangkan putaran gratis tersebut? Tentu saja tidak. Pengembang perangkat hanya mengambil data pemain. Setelah itu, mereka akan mengelompokkan pemain berdasarkanumur dan wilayah.

Pengingat Dan Undangan Bermain

Salah satu ciri dari situs judi online terpercaya adalah memiliki jumlah anggota yang cukup banyak. Apakah poin ini benar benar bisa menjamin kemakmuran pemilik situs? Nyatanya tidak. Beberapa pemain berusaha untuk mempraktekkan taruhan yang bertanggung jawab. Pemain semacam ini akan membatasi jumlah taruhan dan kunjungan di situs.

Pemilik situs pun tak kehilangan akal. Mereka mencatat dengan baik kapan waktu libur si pemain. Pada saat seperti inilah, mereka mengirimkan email yang berisi kata kata manis seperti “kami merindukanmu” atau “beri kami saran jika permainan kami kurang menyenangkan”.

Isi email lain yang biasanya dikirimkan adalah undangan untuk mengikuti perlombaan atau tawaran menarik yang sayang untuk dilewatkan. Bahasa yang digunakan sangat baik sehingga pemain sulit untuk menolaknya.

Umumnya, pemain yang sedang rehat sejenak akan tergoda setelah beberapa kali menerima pesan semacam ini. Dengan demikian, pemilik situs akan terus kebanjiran pemain. Tak perlu khawatir dengan tingkat fluktuasi peserta baru. Pemilik situs yang bisa mengatur pemain lama bisa mendapatkan keuntungan yang cukup besar.

Pemain sebaiknya berfikir dua kali sebelum memberikan data pribadi seperti email dan alamat pada saat mengikuti sayembara gratis yang ada di iklan situs lain. Pasalnya, data ini akan diperjualbelikan kepada situs judi online. Selain itu, pemain yang sedang rehat dari taruhan bisa dengan mudah ditarik kembali dengan email undangan. Pernah mengalami hal serupa?